Soal matematika kelas 3 SD dan game latihan

GratisTanpa daftarTanpa iklan di gameBisa dicetak

Kelas 3 SD/MI · Kurikulum Merdeka Fase B

Game matematika kelas 3 SD: adu cepat perkalian dan pembagian

Campuran kelas 3 · 10 soal · tanpa waktu · papan angka ·

Materi matematika kelas 3 SD

Panduan umum menurut Capaian Pembelajaran Fase B. Buku Kurikulum Merdeka kelas 3 membahas bilangan

sampai 1.000, dan pembagian bersusun baru muncul di buku kelas 4.

Lembar kerja untuk dicetak

Peta materi matematika kelas 3 SD

Matematika kelas 3: tahun perkalian dan pembagian

Kelas 3 adalah awal Fase B dalam Kurikulum Merdeka, dan untuk banyak anak inilah tahun perkalian. Perkalian 1-10 dihafal sampai lancar, pembagian dipelajari sebagai kebalikannya, dan penjumlahan serta pengurangan bersusun diperluas sampai bilangan cacah tiga angka. Di halaman ini ada soal matematika (MTK) kelas 3, game matematika kelas 3 SD yang mencampur perkalian, pembagian, dan bersusun, serta lembar kerja semester 1 dan 2 dengan kunci jawaban. Contoh soalnya mengikuti pelajaran kelas 3 SD, dan lembar semester 1 bisa dipakai seperti LKPD perkalian.

Game matematika kelas 3 SD per materi

  • Perkalian 1-10: setiap perkalian punya halaman dengan tabel, trik, dan lima atau enam cara bermain. Perkalian 6, 7, 8, dan 9 paling butuh latihan.
  • Perkalian acak: semua perkalian dicampur, seperti di ulangan.
  • Tabel pembagian: pembagian dari perkalian yang sudah hafal.
  • Bersusun sampai 1.000: menyimpan dan meminjam, termasuk meminjam dari angka 0 (403 − 168).
  • Jam: membaca jam sampai menit dan menghitung lama kegiatan.

Perkalian bergambar dan penjumlahan bersusun panjang

Di buku kelas 3, perkalian sering dikenalkan dengan gambar: baris-baris benda yang sama banyak. 4 baris berisi 6 kursi adalah 4 × 6 = 24. Mode "Belajar" di halaman perkalian memakai gambar seperti ini. Untuk penjumlahan, sebagian buku kelas 3 memakai cara bersusun panjang dulu (satuan, puluhan, dan ratusan dijumlahkan terpisah) sebelum cara pendek. Di game bersusun, kedua cara bisa dipilih.

Yang sering sulit di kelas 3

  • Perkalian 7 dan 8: 7 × 8 = 56 dan 6 × 8 = 48 paling sering tertukar.
  • Pembagian bersisa: sisa yang sama dengan atau lebih besar daripada pembagi berarti hasil baginya terlalu kecil.
  • Meminjam dari 0 pada bilangan tiga angka.
  • Soal cerita yang membutuhkan dua langkah, misalnya perkalian lalu pengurangan.

Rencana untuk di rumah

Satu perkalian baru setiap minggu dan satu ronde perkalian acak setiap hari sebagai pemanasan. Dua kali seminggu, satu ronde bersusun. Di akhir bulan, tes 20 soal untuk piagam perkalian. Anak kelas 3 biasanya senang dengan adu cepat: rekor pribadinya terlihat naik dari minggu ke minggu.

Soal cerita kelas 3

Soal cerita kelas 3 sering memakai perkalian dan pembagian dalam kehidupan sehari-hari: kursi di kelas yang disusun berbaris, kue yang dibagi ke dalam kotak, atau uang jajan selama seminggu. Ajarkan anak tiga pertanyaan: apa yang diketahui, apa yang ditanyakan, dan operasi apa yang dipakai. Lembar kerja ketiga berisi sepuluh soal cerita seperti ini dengan kunci jawaban.

Target akhir kelas 3 yang realistis: perkalian 1-10 lancar dalam urutan acak, pembagian dari perkalian itu, dan bersusun tiga angka tanpa banyak salah. Kalau ada yang belum, itu bukan masalah besar, karena kelas 4 masih mengulang dan memakainya setiap hari.

Game matematika SD kelas 3 dan perkalian gambar

Game matematika SD kelas 3 di atas mencampur perkalian, pembagian, dan bersusun. Untuk perkalian gambar kelas 3, buka halaman perkalian mana saja dan pilih mode "Belajar": setiap soal digambar sebagai baris-baris titik.

Tanya jawab

Apa saja materi matematika kelas 3 SD?

Bilangan sampai 1.000 (atau 10.000), penjumlahan dan pengurangan bersusun, perkalian 1-10, pembagian, pecahan sederhana, waktu, pengukuran panjang dan berat, dan data.

Perkalian berapa yang harus hafal di kelas 3?

Perkalian 1 sampai 10. Perkalian 11 dan 12 adalah tambahan.

Apakah pembagian bersusun sudah ada di kelas 3?

Di buku Kurikulum Merdeka belum: kelas 3 membagi lewat perkalian dan pengurangan berulang, dan bersusun mulai di kelas 4.

Bagaimana kalau anak belum hafal perkalian?

Mulai dari 2, 5, dan 10, satu perkalian baru per minggu, dan pakai perkalian acak hanya untuk yang sudah hafal.