Perkalian 1 sampai 10: tabel perkalian lengkap dan game untuk menghafalnya

GratisTanpa daftarTanpa iklan di gameBisa dicetak

Kelas 2-3 SD/MI · Kurikulum Merdeka Fase A-B

Tabel perkalian

·12345678910
112345678910
22468101214161820
336912151821242730
4481216202428323640
55101520253035404550
66121824303642485460
77142128354249566370
88162432404856647280
99182736455463728190
10102030405060708090100
Game perkalian: berapa 6 kali 7?

Perkalian 1-10 · 10 soal · tanpa waktu · papan angka ·

Lembar kerja untuk dicetak

"Tabel perkalian: baris 7 dan kolom 8 bertemu di 56".
"3 × 4 artinya 3 kelompok berisi 4: 4 + 4 + 4 = 12".

Perkalian 1 sampai 10 dalam satu tabel

Di atas ada perkalian 1-10 lengkap dengan jawabannya dalam satu tabel perkalian. Cara membacanya: cari bilangan pertama di kiri, bilangan kedua di atas, lalu ikuti baris dan kolomnya sampai bertemu. Di HP, ketuk satu kotak untuk menyorot baris dan kolomnya. Dengan tombol "Sembunyikan hasil", tabel berubah menjadi latihan: anak menyebut hasilnya dulu, lalu mencocokkan. Untuk tugas "lengkapi tabel perkalian berikut" ada tabel kosong untuk diisi, dengan kunci jawaban di halaman kedua. Tabel ini juga ada sebagai gambar tabel perkalian satu halaman untuk dicetak, atau untuk disimpan sebagai foto di HP. Di rumah ia sering disebut "kali-kalian", dalam bahasa Sunda "raraban", dan di sebagian buku tabel Pythagoras.

Apa arti perkalian: penjumlahan berulang

Di buku SD, konsep perkalian dikenalkan sebagai penjumlahan berulang, dan begitulah cara menghitung perkalian yang belum hafal. 3 × 4 dibaca "tiga kali empat" dan artinya 3 kelompok yang masing-masing berisi 4, jadi 4 + 4 + 4 = 12. Hasilnya sama dengan 4 × 3 = 3 + 3 + 3 + 3 = 12, karena urutan bilangan dalam perkalian tidak mengubah hasil (sifat pertukaran atau komutatif). Kalau di sekolah anak diminta menulis penjumlahan berulangnya, ikuti cara gurunya; untuk hafalan, sifat pertukaran ini menghemat separuh pekerjaan.

Game perkalian gratis dan online

Melihat tabel membantu, tetapi perkalian benar-benar hafal kalau sering dipakai. Karena itu halaman ini punya permainan perkalian dengan semua perkalian dicampur, dan setiap perkalian juga punya halaman sendiri dengan lima atau enam cara bermain: latihan, adu cepat, lari gerbang, memori, dan tes dengan piagam. Game perkalian ini berjalan online di browser, gratis, dan tidak perlu daftar. Kalau anak sudah hafal beberapa perkalian, pilih hanya itu di "ubah" lalu mainkan secara acak. Untuk perkalian 1 sampai 20, perkalian belasan 11 sampai 20 masing-masing punya halaman sendiri, dari × 1 sampai × 12.

Urutan menghafal perkalian

Di banyak sekolah perkalian mulai dikenalkan di kelas 2 dan dihafal sampai lancar di kelas 3; menurut Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 adalah materi Fase B (kelas 3-4). Urutan yang hampir selalu berhasil:

  1. Yang mudah: 1, 2, 5, dan 10. Ini sama dengan berhitung loncat 2, loncat 5, dan loncat 10.
  2. Yang berasal dari perkalian lain: perkalian 4 adalah dua kali perkalian 2, perkalian 3 bisa dibantu dengan loncat 3.
  3. Yang sulit: 6, 7, 8, dan 9. Di sini sifat pertukaran sangat membantu: saat sampai di perkalian 7, anak sudah tahu hampir semuanya (7 × 3 = 3 × 7). Yang benar-benar baru hanya 7 × 7, 7 × 8, dan 7 × 9.

Kalau perkalian 1, 2, 5, dan 10 sudah hafal, dari 100 kotak di tabel tinggal 21 perkalian berbeda yang perlu dihafal (3 × 4 dan 4 × 3 dihitung satu).

Perkalian bersusun dan perkalian pecahan

Setelah perkalian dasar 1-10 lancar, di kelas 4 anak belajar perkalian bersusun untuk bilangan yang lebih besar (sering disebut perkalian susun ke bawah, perkalian menurun, atau susun panjang). Contoh 34 × 12: 34 × 2 = 68, lalu 34 × 10 = 340, dan 68 + 340 = 408. Setiap langkahnya memakai perkalian dasar dari tabel di atas, jadi hafalan yang lancar membuat perkalian bersusun jauh lebih mudah. Perkalian puluhan dan ratusan juga berasal dari tabel ini: 30 × 4 = 120 karena 3 × 4 = 12, dan 300 × 4 = 1.200. Perkalian pecahan dan perkalian desimal datang di kelas 5-6; latihan soalnya ada di halaman kelas 5 dan kelas 6.

Menemani anak di rumah tanpa membosankan

  • Sepuluh menit setiap hari lebih baik daripada satu jam di akhir pekan.
  • Satu perkalian baru per minggu, dan ulang yang lama dengan perkalian acak.
  • Pastikan anak paham artinya dulu (3 × 4 adalah 3 kelompok berisi 4), baru kemudian kecepatan.
  • Rayakan rekor, bukan nilai: adu cepat hanya membandingkan anak dengan dirinya sendiri.
  • Cetak soal yang salah: setelah setiap ronde, "Cetak soal ini" membuat lembar kerja dari soal yang masih sulit.

Tanya jawab

Apa itu tabel perkalian?

Tabel perkalian adalah tabel yang memuat semua perkalian dari 1 × 1 sampai 10 × 10. Setiap kotak berisi hasil kali bilangan di barisnya dengan bilangan di kolomnya.

Berapa lama menghafal perkalian 1-10?

Tergantung anaknya, tetapi dengan latihan singkat setiap hari biasanya cukup satu sampai dua minggu untuk setiap perkalian baru. Perkalian 6 sampai 9 butuh pengulangan lebih banyak.

Apakah 3 × 4 sama dengan 4 × 3?

Hasilnya sama, yaitu 12. Artinya berbeda: 3 × 4 adalah 4 + 4 + 4, sedangkan 4 × 3 adalah 3 + 3 + 3 + 3. Di sekolah, guru kadang meminta anak menuliskan penjumlahan berulangnya dengan urutan yang benar.

Perkalian apa yang menghasilkan 48?

Cari 48 di dalam tabel: 6 × 8 dan 8 × 6. Di luar tabel 1-10 ada juga 4 × 12, 3 × 16, 2 × 24, dan 1 × 48. Untuk bilangan yang tidak ada di tabel, cari bilangan yang membaginya habis: perkalian yang hasilnya 75 adalah 3 × 25 dan 5 × 15.

Perkalian mana yang paling sulit?

Banyak anak menyebut perkalian 7 dan 8. Yang paling sering salah biasanya 7 × 8 = 56, 6 × 7 = 42, 8 × 6 = 48, dan 9 × 7 = 63.

Apakah bisa dipakai di kelas?

Bisa. Dengan mode proyektor soal tampil besar dan kelas bisa bermain per tim. Lihat halaman untuk guru.