Pembagian bersusun: cara porogapit langkah demi langkah dan game

GratisTanpa daftarTanpa iklan di gameBisa dicetak

Kelas 3-4 SD/MI · Kurikulum Merdeka Fase B

Langkah demi langkah

Contoh 1 - 845 : 5 (tanpa sisa), porogapit:

       1 6 9
      -------
  5  ) 8 4 5
       5
       ---  −
       3 4
       3 0
       ---  −
         4 5
         4 5
         ---  −
           0
  1. Lihat angka pertama: 8. 8 : 5 = 1 (5 × 1 = 5). Tulis 1 di atas. 8 − 5 = 3.
  2. Turunkan angka 4: menjadi 34. 34 : 5 = 6 (5 × 6 = 30; 5 × 7 = 35 terlalu besar). Tulis 6. 34 − 30 = 4.
  3. Turunkan angka 5: menjadi 45. 45 : 5 = 9 (5 × 9 = 45). Tulis 9. 45 − 45 = 0.
  4. Hasil bagi 169, sisa 0. Cek: 169 × 5 = 845.

Contoh yang sama dengan cara bersusun pendek:

      1  6  9
    ---------
  5 ) 8 ³4 ⁴5

8 : 5 = 1 sisa 3 → 34 : 5 = 6 sisa 4 → 45 : 5 = 9 sisa 0. Hasilnya 169.

Contoh 2 - 734 : 6 (dengan sisa)

  1. 7 : 6 = 1; 1 × 6 = 6; 7 − 6 = 1.
  2. Turunkan 3 → 13 : 6 = 2; 2 × 6 = 12; 13 − 12 = 1.
  3. Turunkan 4 → 14 : 6 = 2; 2 × 6 = 12; 14 − 12 = 2.
  4. Hasil bagi 122, sisa 2. Cek: 6 × 122 + 2 = 734.

Contoh 3 - 864 : 24 (pembagi dua angka)

  1. 24 tidak masuk ke 8: ambil dua angka, 86. 86 : 24 = ? Kira-kira 80 : 20 = 4, tetapi 24 × 4 = 96 terlalu besar; coba 3: 24 × 3 = 72. Tulis 3. 86 − 72 = 14.
  2. Turunkan 4 → 144. 24 × 6 = 144. Tulis 6. 144 − 144 = 0.
  3. Hasil bagi 36, sisa 0. Cek: 24 × 36 = 864.
Game pembagian bersusun porogapit: 845 dibagi 5

Pembagian bersusun dengan pembagi 1 angka · 5 soal · tanpa waktu · porogapit ·

Lembar kerja untuk dicetak

Buat lembar kerjamu

Jumlah soal
Tata letak
Kunci jawaban di halaman 2
Kertas
Versi berbeda

Bagian-bagian pembagian bersusun porogapit
Pembagian bersusun 845 dibagi 5 langkah demi langkah

Cara pembagian bersusun: empat langkah yang berulang

Pembagian bersusun selalu mengulang empat langkah yang sama: bagi (berapa kali pembagi masuk), kali, kurang, dan turunkan angka berikutnya. Di atas ada tiga contoh pembagian bersusun yang dikerjakan langkah demi langkah: pembagian tanpa sisa (845 : 5 = 169), pembagian dengan sisa (734 : 6 = 122 sisa 2), dan pembagian dengan pembagi dua angka (864 : 24 = 36). Di sekolah Indonesia cara ini biasanya ditulis dengan porogapit: pembagi di kiri, garis "kurung" dan garis atas, hasil bagi di atas garis. Banyak orang menulisnya poro gapit atau menyebutnya pembagian susun ke bawah; cara menghitung dan cara mengerjakannya sama. Contoh porogapit puluhan (84 : 4 = 21) dan ratusan (845 : 5) memakai empat langkah yang persis sama, hanya jumlah putarannya yang berbeda.

Porogapit dan pembagian bersusun pendek

  • Porogapit (bersusun panjang): setiap perkalian dan pengurangan ditulis di bawah. Cocok untuk belajar, karena setiap langkah terlihat dan bisa diperiksa.
  • Bersusun pendek: hanya hasil bagi yang ditulis; sisa setiap langkah ditulis kecil di depan angka berikutnya. Cepat, tetapi butuh perkalian yang lancar dan pengurangan di luar kepala. Sebaiknya gunakan cara yang sama dengan guru di sekolah.

Pembagian bersusun kelas 3 dan kelas 4

Di buku Kurikulum Merdeka, kelas 3 membagi lewat perkalian dan pengurangan berulang, lalu pembagian bersusun mulai di kelas 4 dengan bilangan dua angka dibagi bilangan satu angka (misalnya 84 : 4), dan di kelas 5 bilangannya sampai 100.000. Pembagi dua angka seperti 864 : 24 tidak ada di buku kelas 4 dan 5, jadi itu latihan tambahan. Syarat utamanya sama: perkalian 1-10 harus lancar, karena setiap langkah "bagi" sebenarnya adalah pertanyaan perkalian.

Kesalahan yang sering muncul

  • Lupa menulis 0 di hasil bagi: 612 : 6 = 102, bukan 12. Ketika 1 : 6 tidak bisa, tulis 0 di atas, lalu turunkan angka berikutnya.
  • Sisa sama dengan atau lebih besar daripada pembagi: artinya angka hasil bagi terlalu kecil.
  • Angka tidak lurus: kertas berpetak membantu menjaga kolom.

Game memeriksa setiap angka dan menjelaskan kesalahannya, dan tombol "Tunjukkan caranya" menampilkan langkah yang benar.

Pembagian bersusun kelas 4

Di kelas 4, pembagian bersusun biasanya memakai bilangan tiga angka dibagi satu angka, dengan dan tanpa sisa, seperti 734 : 6 di atas. Latih dua atau tiga soal sehari dan periksa setiap hasil dengan perkalian. Contoh singkat: 224 : 4 = 56 (22 : 4 = 5 sisa 2, turunkan 4, lalu 24 : 4 = 6), 364 : 4 = 91, dan 225 : 5 = 45. Pembagian bersusun ribuan memakai langkah yang sama, hanya putarannya lebih banyak: 4.512 : 6 = 752. Ribuan dibagi puluhan, seperti 1.728 : 24 = 72, adalah latihan untuk kelas 5 dan 6.

Tanya jawab

Apa itu porogapit?

Cara menulis pembagian bersusun yang dipakai di sekolah Indonesia: pembagi di kiri, bilangan yang dibagi di dalam "kurung", dan hasil bagi di atas garis.

Bagaimana cara pembagian bersusun dengan sisa?

Kerjakan seperti biasa sampai angka terakhir; yang tersisa setelah pengurangan terakhir adalah sisa. 734 : 6 = 122 sisa 2.

Apa beda pembagian bersusun panjang dan pendek?

Cara panjang (porogapit) menulis semua perkalian dan pengurangan; cara pendek hanya menulis hasil bagi dan sisa kecil di depan angka berikutnya.

Bagaimana mengecek hasil pembagian bersusun?

Hasil bagi × pembagi + sisa harus sama dengan bilangan yang dibagi: 169 × 5 = 845.