Penjumlahan bersusun: cara panjang, cara pendek, dan game latihan
GratisTanpa daftarTanpa iklan di gameBisa dicetak
Kelas 2-3 SD/MI · Kurikulum Merdeka Fase A-B
Langkah demi langkah
Contoh 1 - cara pendek (dengan menyimpan): 47 + 35
1
4 7
3 5
----- +
8 2
- Jumlahkan satuan: 7 + 5 = 12.
- Tulis 2 di bawah satuan dan simpan 1 di atas puluhan.
- Jumlahkan puluhan dengan simpanannya: 1 + 4 + 3 = 8.
- Hasilnya: 47 + 35 = 82.
Contoh 2 - cara panjang: 47 + 35
4 7
3 5
----- +
1 2 (7 + 5)
7 0 (40 + 30)
----- +
8 2
- Jumlahkan satuan: 7 + 5 = 12, tulis 12.
- Jumlahkan puluhan: 40 + 30 = 70, tulis 70 di bawahnya.
- Jumlahkan kedua hasil: 12 + 70 = 82.
Contoh 3 - tiga angka, cara pendek: 347 + 285
1 1
3 4 7
2 8 5
------ +
6 3 2
- Satuan: 7 + 5 = 12 → tulis 2, simpan 1.
- Puluhan: 1 + 4 + 8 = 13 → tulis 3, simpan 1.
- Ratusan: 1 + 3 + 2 = 6 → tulis 6.
- Hasilnya: 347 + 285 = 632.

Penjumlahan bersusun 2 angka · 10 soal · tanpa waktu · papan angka ·
Lembar kerja untuk dicetak
Penjumlahan bersusun 2 angka

Sambil menunggu dicetak, mainkan Penjumlahan bersusun
Penjumlahan bersusun 3 angka

Sambil menunggu dicetak, mainkan Penjumlahan bersusun
Penjumlahan bersusun panjang

Sambil menunggu dicetak, mainkan Penjumlahan bersusun


Apa itu penjumlahan bersusun?
Penjumlahan bersusun adalah cara menjumlahkan dengan menulis bilangan bertumpuk: satuan di bawah satuan, puluhan di bawah puluhan, ratusan di bawah ratusan. Hitungannya mulai dari kanan, dari satuan. Kalau satu kolom jumlahnya 10 atau lebih, angka satuannya ditulis dan puluhannya "disimpan" ke kolom berikutnya. Pada contoh di atas, 7 + 5 = 12: tulis 2, simpan 1. Penjumlahan bersusun dipelajari di kelas 2 SD dan diperluas ke tiga angka di kelas 3.
Cara panjang dan cara pendek
Di sekolah anak bisa bertemu dua cara:
- Penjumlahan bersusun panjang: satuan dan puluhan dijumlahkan terpisah dan hasilnya ditulis lengkap (12 dan 70), lalu dijumlahkan lagi. Cara ini memperlihatkan dengan jelas dari mana angka simpanan berasal.
- Penjumlahan bersusun pendek: simpanan ditulis kecil di atas kolom berikutnya, dan hasilnya langsung satu baris. Ini cara yang dipakai sehari-hari setelah konsepnya dipahami.
Banyak guru mengajarkan cara panjang dulu, lalu cara pendek. Di game bersusun, cara bisa dipilih di "ubah", supaya sama dengan yang diajarkan di sekolah.
Kenapa "simpan 1"?
Yang disimpan bukan "angka 1", tetapi satu puluhan. Dua belas satuan sama dengan satu puluhan dan dua satuan; puluhan itu bergabung dengan puluhan lain. Dengan lidi yang diikat sepuluh-sepuluh, anak bisa melihatnya: 12 batang lepas, 10 di antaranya diikat menjadi satu ikat baru dan dipindah ke kolom puluhan. Anak yang paham alasannya jarang lupa menyimpan.
Kesalahan yang sering muncul
- Menulis 12 seluruhnya di bawah satuan (hasilnya 712, bukan 82).
- Lupa simpanan saat menjumlahkan puluhan (72, bukan 82).
- Mulai dari kiri.
- Angka tidak lurus dalam kolom; kertas berpetak sangat membantu.
Di game latihan, jawaban yang salah langsung diperbaiki dan soalnya muncul lagi beberapa soal kemudian. Game bersusun memeriksa setiap angka dan memberi petunjuk seperti "7 + 5 = 12: tulis 2, simpan 1".
Kalau anak sudah lancar dua angka, lanjutkan ke tiga angka dengan dua simpanan, seperti 347 + 285 di contoh ketiga.
Di buku kelas 2, penjumlahan bersusun pendek kelas 2 biasanya dimulai dengan bilangan dua angka dan simpanan hanya di satuan, seperti contoh pertama di atas.
Tanya jawab
Apa arti "simpan 1"?
Artinya satu kolom berjumlah 10 atau lebih, dan sepuluhnya dipindah sebagai 1 ke kolom di sebelah kiri.
Apa beda penjumlahan bersusun panjang dan pendek?
Cara panjang menulis hasil setiap kolom lengkap lalu menjumlahkannya; cara pendek menulis simpanan kecil di atas dan hasilnya langsung satu baris. Hasilnya selalu sama.
Di kelas berapa penjumlahan bersusun dipelajari?
Di kelas 2 SD untuk dua angka, dan di kelas 3 untuk tiga angka.
Bagaimana memeriksa hasil penjumlahan bersusun?
Dengan pengurangan: kalau 47 + 35 = 82, maka 82 − 35 harus 47.